Bogor Guitar Funatics !!!

Sempat kelabakan akibat operator yang seharusnya bertugas terjerat sistem kerja yang mengharuskannya membatalkan hari libur, ditambah jadwal soundcheck yang molor sekitar 2 jam, serta beberapa gitaris yang mendadak urung ambil bagian, hingga salah satu penampil yang telat datang dan nyaris gagal berpartisipasi. Ya, seluruh acara terkesan berjalan semi serabutan, namunthe show must go on. This is rock and roll, this is Bogor Guitar Funatics!!!

 

Di luar hal-hal tak terduga tadi, acara gathering kedua komunitas gitar BGF yang kembali dihelat di Legato Cafe, Jl. Pandu Raya, Bogor Utara pada Sabtu, 22 November 2014, justru terasa lebih spesial dibanding sebelumnya. Selain dihadiri penonton yang lebih banyak, Mbak Intan, owner Majalah GitaPlus juga hadir dan berbagi kisah di hadapan audiens tentang bagaimana ia membangun GitarPlus dan acara Gitaran Sore yang tadinya dipandang sebelah mata kini menjadi majalah dan acara ‘gitar’ terbesar di Indonesia.

 

Mbak Intan, juga menyatakan kekagumannya akan talenta-talenta gitar yang dimiliki Bogor, dan berharap bisa membawa acara Gitaran Sore ke Kota Hujan pada 2015 mendatang. “Ternyata di Bogor banyak gitaris bagus. Saya tidak bisa berjanji, tapi saya usahakan Gitaran Sore akan menyambangi Bogor tahun depan,” ucapnya yang disambut tepukan riuh.

 

Tak hanya Mbak Intan, acara ini juga dilengkapi oleh aksi para tamu dari Jakarta dan Tangerang Selatan, Andy Owen dan Gavin Iedema, yang datang bersama ‘ibunya para gitaris’ itu langsung dari kantor GitarPlus. Selain masing-masing membawakan dua nomor instrumental dengan bantuan backing track, keduanya juga ber-jam session bersama salah satu putera terbaik Bogor, Marsel Hadisaputro, membawakan lagu “Smoke On The Water” dalam versi instrumental lewat iringan Helvi Eriyanti (Khabut, additional bassist Seurieus), dan Deni Dannias (dramer Zyone).

Andy Owen, Gavin, dan Marsel bahkan tak hanya menunjukkan kepiawaiannya dalam menyiksa neck gitar. Mereka juga memberikan sedikit klinik tentang cara memainkan teknik shred dan picking lewat panduan MC Acoy ‘Rocker Kasarunk’ yang dibantu oleh Kitty Selprianti (additional bassisRequest Time Out) . Tak disangka, seluruh penonton begitu khusuk memperhatikan dan merekam sesi tersebut dengan gadgetnya masing-masing.

 

Selepas sesi ini, seluruh gitaris pun melakukan jamming dengan membawakan lagu “Little Wing” di penghujung acara. Diawali diawali formasi Marsel, Gavin, dan Shena yang diikuti secara bergantian oleh seluruh penampil, member, dan penonton termasuk gitaris’lama’ Bogor yang akhirnya turun gunung demi acara ini, Bobby EH. “Next gathering, Insya Alloh gue maen,” tandas Bobby.

Selain Marsel, para member BGF yang tampil di gathering kedua ini adalah Dede Aldrian (Pyramid Rega), Victor Ivakdalam (Ivakdalam Trio), Ain Nasrico (Rockwell endorsee), Def Pistols (Soeara Merdeka), Muhammad Alisyam (Yoga And FantasyLand), Surya Uya (eks Dreamland), Agunk Maulana (Zyone), Norma Komara (L’crymosa), dan dibantu oleh Jessy (Encore drummer). Semuanya tampil dengan style dan skill berbeda-beda, namun pulang membawa kesan yang sama. Yakni, kebahagiaan.

 

ARTIKEL BY

Teks: Riki Noviana
Photos: Kokow Seurieus

https://bogorguitarfunatics.wordpress.com/tag/ain-nasrico-rockwell-endorsee/

RusselRockwell Official © 2017